Oleh: itokwardoyo | 08/09/2010

Irak pasca AS

Saya bukanlah pendukung okupasi satu negara atas negara lain. Hanya saja, dalam kasus Irak, ada hal lain yang harus dipikirkan ketika pasukan AS telah benar-benar ditarik dari negeri ini. Buat saya, ditarik atau tidak bukanlah perkara yang paling krusial, namun menciptakan stabilitas menjadi fokus yang harus lebih dikedepankan. Akan lebih baik jika pasukan AS bisa ditarik sepenuhnya, thus, tidak ada lagi okupasi, namun mekanisme penciptaan stabilitasnya juga dilakukan.

Dalam konteks itu maka penarikan mundur pasukan AS harus dilihat dalam kerangka membangun stabilitas. Kehadiran pasukan AS memang memunculkan kelompok-kelompok anti-AS yang aktif melakukan aksi-aksi kekerasan. Pemetaan yang cermat tentang keberadaan kelompok-kelompok tersebut akan bisa membantu menilai permasalahan mendasar yang muncul dalam kehadiran pasukan AS. Dengan demikian, penarikan pasukan AS akan bisa meredakan aksi-aksi kekerasan di masa yang akan datang.

Maksud saya sederhana, aksi kekerasan yang dialamatkan kepada pasukan AS bisa muncul karena ketidaksukaan ideologis terhadap pasukan AS atau Amerika secara keseluruhan. Namun, bisa juga aksi tersebut muncul karena melemahnya atau memburuknya posisi politik, ekonomi, sosial dan aneka ragam kelompok tersebut akibat dominasi AS di Irak. Jadi, bukan pangkal perkaranya bukan kehadiran pasukan AS-nya namun terdesaknya posisi mereka. Dalam konteks ini penarikan mundur pasukan AS belum tentu akan berkontribusi positif pada stabilitas Irak.

Salam


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.